Best Classic Belgian Waffles Recipe Ever!

IMG_1362 (1)

Hidup di Jakarta dan engga punya asisten rumah tangga kayak apa ribetnya? Atau kamu malah memang sudah menjalaninya selama beberapa tahun terakhir? yup, same with me.

Bangun pagi dengan kenyataan cucian menumpuk, lantai yang harus disapu dan pel, jemuran kering yang masih nyantol di gantungan, kucing yang belum dikasih makan, belum lagi aroma pupupnya yang semerbak, dan satu hal yag senantiasa hadir dan bikin kita mau pingsan rasanya kalo kehabisan ide, masak apa hari iniiii???

Jangan sedih ya Moms, kapan-kapan kita bahas betapa menyenangkan sekaligus bikin stressnya hidup tanpa asisten rumah tangga, yang pasti aku cuma punya Mbak harian yang datang seminggu sekali buat menyetrika dan bebersih, sisanya ya dikerjain bersama sama dengan yang ada dirumah.

Sarapan apa pagi ini ya? Menu dirumahku biasanya, roti tawar kampung lembut dari abang lewat, bubur ayam motor (karena jualannya naik motor dan cuma ini yang enak), nasi goreng ayam, teri, smooked beef, telor asin, dan sekian banyak variasi nasi goreng yang pernah di praktekkan, buah porong (kalau lagi stress lihat timbangan), martabak mie instan, atau omellete dan segala pelengkapnya yang kebarat-baratan, atau juga cuma segelas kunyit asem Mbok Jamu, nah yang ini cuma bisa diminum sama aku yang notabene paling cantik dirumah.

Pernah juga bikin pancake, tapi sampai sekarang belum pernah dapat resep yang pas banget atau mengembang dengan sukses ala di resto resto itu.

Hari ini, setelah terpending sekian hari, karena melihat postingan Mbak Ienas Tsuroiya seputar sarapan Classic Belgian Waffle, resep dari Emeril Lagasse yang bikin penasaran itu, mulailah minggu pagi dibuka dengan memisahkan putih dan kuning telur.

Biasanya resep selalu menggunakan buttermilk yang di Jakarta agak susah dicari, jadi harus bikin sendiri dengan mencampurkan susu dan perasan air jeruk lemon atau cuka, tapi sejatinya saya selalu gagal kalau bikin ini. Tapi resep ini Engga Pake Buttermilk!

Metodenya cuma memisahkan putih dan kuning telur dan mengocoknya masing masing. Bahannya pun sederhana, persiapannya cuma sebentar, bisa dikerjain walau mata masih belekan, atau nahan pipis karena belum sempat ke kamar mandi sejak bangun tidur.

Syaratnya, ya harus punya kemauan kuat kalau bikin waffle itu gampang, engga seribet bikin rendang. Lalu, jangan lupa punya cetakan waffle, iya, cetakan waffle aneka bentuk baik itu yang bisa di beli di pasar tradisional ataupun yang canggih sudah pake listrik.

Lantas apa resepnya? silahkan buka google kamu dan carilah resep Classic Belgian Waffle by Emeril Lagasse. Ih! Males banget sih copy paste? Bukan begitu Moms, hidup di Jakarta tampa asisten rumah tangga itu memaksa kita buat kreatif dan tak kenal lelah, dan kalau meng-google sendiri resep itu siapa tau kamu bisa dapat resep lain yang ternyata lebih ciamik dan gantian dong share ke aku :)

Aku menggunakan margarine dalam resep ini karena memang lagi kehabisan butter, dan pake vanilla extract yang baik, lebih baik lagi kalau ada vanilla bean, kalau engga ada pakai essence yang baik juga boleh. Jangan lupa pake susu fresh biasanya rasanya akan lebih enak walaupun engga jauh beda jika menggunakan susu UHT.

Jangan lupa juga berdoa, bikin adonan dengan penuh cinta, jangan pas lagi berantem dengan suami atau sambil ngomel ke anak yang susah banget dibangunin pagi. Jangan pikirin juga soal cucian piring yang harus dikerjain karena bikin waffle ini, percaya deh, menggigit waffle ini dalam keadaan hangat, dicocol ke nutella, selai coklat, kacang, menambahkan es krim, dan sejuta ide lain bisa melupakan kalau masih ada kerjaan rumah yang harus dilakukan setelah wafflenya tandas!

Selamat hari minggu Moms, waffle ini bisa dibikin di hari kerja kok, karena buatnya juga engga memakan banyak waktu! This one is the best waffle recipe ever!

Happy Baking Moms!

Tinggalkan Balasan


7 + = eight