Yang seru (dan konyol) dari nonton konsernya Al Jarreau & George Benson. (2)

Berada di deretan kursi pemegang id card ‘press’ udah tentu nyaman dong… mengutip kalimat : posisi menentukan prestasi, jadi wajar kalau teman teman press ini dapat tempat yang strategis. Barisan depan, sudah terisi, jadilah saya ambil tempat agak ke tengah.
Teman teman wartawan yang duduk di sini kelihatannya sih sudah paham banget musik jazz karena pastinya itulah yang membuat mereka ada disini (menurutku lho..).

Saat para musisi memecah keheningan dengan memulai memainkan medley potongan lagu lagu andalan Jarreau dan Benson, seperti Morning, Give Me the Night, We’re in This Love dan saya lupa apalagi, soalnya sudah keburu seneng berarti mau mulai niiihh… Sontak saja mas Agung Wahono, yang kerap dipanggil AW, temanku penyiar, penyair, produser, dan perayu ulung karena suaranya di gila-gilai para wanita di Surabaya, dan juga penikmat musik jazz sejati dari radio Delta Surabaya yang duduk selisih satu kursi dari sebelahku langsung ikut menyanyikan lirik dari lagu lagu itu.. Dan ini menarik perhatian beberapa teman wartawan yang duduk dibarisan depan kami, lantas perbincangan pun dimulai dengan : “ Suka musik jazz ya Mas…?”, Mas AW pun langsung menyahut dengan rentetan cerita soal ini (ya iya lah..penyiar ditanya…. nyerocos deh langsung :p). Ternyata teman wartawan yang bertanya itu berasal dari satu kota dengan mas AW yang juga mewakili salah satu media terkemuka di Jakarta, jadilah kemudian pembicaraan berubah laksana lagi menonton pertandingan sepakbola Persebaya vs Persija.. serasa berada ditengah tengah bonek ha ha ha…..medog bo….!

Lagu pertama yang dikumandangkan (proklamasi kali..) oleh Jarreau adalah Breezin’. Mas AW pun yang hafal mati sama lagu ini (kayaknya ini lagu andalan dia deh kalo karaokean) langsung menyanyi tanpa melewatkan satu penggal lirik pun.. dan disambut dengan pertanyaan dari teman yang baru kenal tadi “Mas ini judul lagunya apa…?”, mas AW-pun menjawab dengan lugas dan mulailah teman – teman itu menulis kebetan dihandphone masing masing bakal nulis liputan nanti. Lagu lain pun dinyanyikan, Your Song, We’re in This Love.. dst.. dst.. dan ternyata pertanyaan “Ini judul lagunya apa mas?” masih berlanjut terussss… Mas AW sih dengan senang hati memberikan penjelasan bukan cuma judul tapi ditambah dengan informasi tambahan seperti yang biasanya terdapat pada detail info di i tunes seperti : lagu ini berasal dari album yang mana, tahun berapa dsb… Wah udah kayak jadi Denny Sakrie dadakan nih :D. Pembicaraan makin seru karena sesekali ditimpali oleh teman wartawan dibarisan belakang kami yang ilmu musik jazz-nya lumayan canggih juga.

Perkara tukar menukar informasi dalam melakukan tugas peliputan adalah hal yang sangaaaaatt wajar dilakukan oleh para press ini dengan tujuan saling menambah info yang bisa mempercantik hasil liputannya nanti. Bahkan dulu waktu masih suka liputan kriminal yang notabene kita harus on time sampe di TKP (tempat kejadian perkara) yang venue-nya engga pernah pake undangan atau press conference–pun kerap kali dilakukan buat reporter yang datengnya telat walopun udah bela-belain naek ojeg buat sampe ke TKP. Musik jazz memang belum tentu disukai oleh teman teman wartawan ini. Tapi kok rasanya aneh juga ya… kalo memang sama sekali engga tau kenapa engga cari tau dulu sebelum nonton. Toh Mas Denny Sakrie beneran yang pegang kamus berjalan soal referensi musik apapun udah menuliskan diforum salah satu situs dan sudah ditambah sebuah saran “ Buat yang mau nonton Al Jarreau dan George Benson, baiknya baca yang ini dulu”, yang isinya ulasan soal album ‘Givin’ it Up’ yang sebenernya sudah dirilis dari tahun 2006 ini bisa didapat dengan mudahnya yaitu dengan sedikit melakukan ritual googling.

Dan pertanyaan yang menurutku paling lucu adalah, pada saat George Benson menyanyikan lagu yang super duper kondang yang membuat hampir seluruh penonton bernyanyi adalah (apa hayoooo… tau enggaaaaaaa…?) yaitu…. : Nothing’s Gonna Change My Love for you…… sambil ikutan nyanyi (karena tau lagunya dong..)..teman baru kami ini berujar..”Oooo…. ini lagunya George Benson tohhh….”… yaolooooo…plis deh mas…………

Untungnya pada saat setelah lagu ini selesai dan dilanjutkan dengan “Greatest Love of All” yang dibawakan dengan sempurna oleh mas Benson, si mas itu engga bilang……”Lho.. ini bukan lagunya Bon Jovi ya…..?”


Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /var/www/vhosts/sepotongkue.com/httpdocs/home/wp-includes/class-wp-comment-query.php on line 399

Tinggalkan Balasan


+ 4 = eight